Pendanaan open source untuk keamanan mendapat dorongan baru pada 2026: Linux Foundation mengumumkan hibah 12,5 juta dolar AS dari tujuh perusahaan teknologi pada 17 Maret, lalu meluncurkan inisiatif Akrites pada 25 Juni. Sebelumnya, pada Oktober 2025, Python Software Foundation menarik pengajuan hibah 1,5 juta dolar AS karena syaratnya. Artikel ini merangkum fakta ketiganya dan artinya bagi pengguna open source di Indonesia.
Pendanaan Open Source dan Masalah Maintainer yang Kewalahan
Sebagian besar perangkat lunak modern bertumpu pada pustaka open source yang dipelihara sedikit orang, sering kali sukarela. Menurut OpenSSF, maintainer kini menghadapi lonjakan temuan keamanan yang banyak di antaranya dihasilkan sistem otomatis, dan tidak semua laporan semacam itu valid atau berguna. Dampaknya sudah terlihat di proyek besar, seperti dibahas di curl menghentikan bug bounty. Di sisi lain, kemampuan AI menemukan celah juga nyata, seperti diulas di Claude Mythos Preview dan Project Glasswing. Kombinasi keduanya menuntut dukungan yang bukan sekadar uang, tetapi juga proses dan tenaga ahli.
Hibah 12,5 Juta Dolar dari Industri
Menurut siaran pers OpenSSF tertanggal 17 Maret 2026, Linux Foundation mengumumkan hibah total 12,5 juta dolar AS dari Anthropic, Amazon Web Services, GitHub, Google, Google DeepMind, Microsoft, dan OpenAI. Dana ini dikelola oleh Alpha-Omega dan Open Source Security Foundation (OpenSSF), dua inisiatif keamanan di bawah Linux Foundation.
Tujuannya mendanai solusi keamanan jangka panjang bagi komunitas open source, termasuk membantu maintainer menghadapi lonjakan laporan kerentanan, yang sebagian dihasilkan sistem otomatis, dengan alat keamanan berbasis AI yang sesuai alur kerja mereka. Greg Kroah-Hartman dari proyek kernel Linux menyatakan uang hibah saja tidak akan menyelesaikan masalah yang ditimbulkan alat AI bagi tim keamanan open source, dan bahwa OpenSSF punya sumber daya untuk membantu maintainer yang kewalahan memilah laporan. Michael Winser, salah satu pendiri Alpha-Omega, menyebut tujuan membawa bantuan keamanan berbasis AI yang berpusat pada maintainer ke "ratusan ribu proyek".
Akrites: Tim Respons Insiden Bersama dan Maintainer of Last Resort
Pada 25 Juni 2026, Linux Foundation bersama pelaku industri meluncurkan Akrites untuk melindungi perangkat lunak open source kritis dari ancaman siber berbasis AI. Anggota pendirinya mencakup AWS, Anthropic, Chainguard, Cisco, Citi, Endor Labs, Ericsson, Google, IBM, JPMorganChase, Microsoft dan GitHub, NVIDIA, OpenAI, RapidFort, Red Hat, Rust Foundation, Sonatype, Vodafone, dan Zscaler.
- Proses pengungkapan terkoordinasi yang seragam (Coordinated Vulnerability Disclosure) agar maintainer tidak menghadapi banyak jalur pelaporan yang berbeda.
- Tim respons insiden keamanan bersama (SIRT) yang menjadi mitra tetap bagi maintainer.
- Perbaikan kembali ke proyek asal, dengan syarat yang ditentukan maintainer.
- Maintainer of last resort untuk paket kritis yang tidak lagi punya maintainer aktif, supaya perbaikan tetap sampai ke versi terbaru.
- Dukungan penerapan patch bersama operator infrastruktur kritis, dengan memakai standar dan perangkat seperti CVE, CWE, CVSS, EPSS, SSVC, TLP, dan VEX.
Pendanaan awal Akrites berasal dari Alpha-Omega. Rilis resminya tidak mencantumkan nilai dolar, jadi besarnya komitmen belum bisa dinilai. Anggota pendiri disebut menyumbang tenaga insinyur, keahlian keamanan, dan dana.
PSF Menarik Pengajuan Hibah NSF: Soal Syarat, Bukan Dana
Kisah ini menunjukkan sisi lain pendanaan. Python Software Foundation (PSF) pada 27 Oktober 2025 menyatakan menarik pengajuan hibah dua tahun senilai 1,5 juta dolar AS dari program Safety, Security, and Privacy of Open Source Ecosystems milik National Science Foundation AS, yang diajukan pada Januari 2025. Dana itu akan membangun alat tinjauan otomatis dan proaktif untuk semua paket yang diunggah ke PyPI, yang menurut PSF juga bisa membantu registri paket lain.
Alasannya: syarat hibah mewajibkan PSF menyatakan tidak menjalankan program yang "memajukan atau mempromosikan" DEI di seluruh kegiatannya, dengan risiko dana yang sudah dicairkan ditarik kembali. Dewan PSF memutuskan menarik pengajuan secara bulat. PSF menyebut anggaran tahunannya sekitar 5 juta dolar AS dengan 14 staf, dan hibah ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarahnya. Pelajarannya netral: pendanaan datang dengan syarat, dan yayasan kecil harus menimbang keberlanjutan, independensi, dan risiko hukum.
Apa Artinya Pendanaan Open Source bagi Indonesia
Tidak ada satu pun program di atas yang secara otomatis membuat paket yang Anda pakai aman. Yang berubah adalah infrastruktur di sekitarnya, dan itu menuntut tindakan dari sisi pengguna.
- Ketahui dependensi kritis Anda. Bangun inventaris lewat SBOM. Pelajari fondasinya di SBOM, SLSA, dan Sigstore.
- Beri kontribusi kembali. Perusahaan yang menggantungkan produk pada proyek kecil sebaiknya mendanai, mengirim perbaikan, atau menyediakan waktu insinyur.
- Nilai risiko keberlanjutan, bukan hanya kerentanan: apakah proyek punya lebih dari satu maintainer, kebijakan keamanan, dan jalur pelaporan. Contoh risiko tata kelola dapat dibaca di MinIO Community diarsipkan.
- Laporkan temuan dengan bertanggung jawab, dengan bukti yang bisa diverifikasi, dan hindari banjir laporan otomatis tanpa validasi.
Baca juga: Pemberantasan Judi Online 2026: Pemblokiran Komdigi dan Penangkapan Bareskrim.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah hibah 12,5 juta dolar cukup?
Dana itu besar bagi proyek keamanan, tetapi kecil dibanding skala open source. Kroah-Hartman sendiri menegaskan uang saja tidak cukup, karena masalahnya juga proses dan beban kerja maintainer.
Apa itu Akrites?
Akrites adalah inisiatif Linux Foundation dan industri yang menyediakan proses pengungkapan kerentanan terstandar, tim respons insiden bersama, dan maintainer of last resort untuk paket kritis tanpa maintainer aktif.
Mengapa PSF menarik pengajuan hibah NSF?
Syarat hibah mewajibkan PSF menyatakan tidak menjalankan program yang memajukan atau mempromosikan DEI di seluruh kegiatannya, dengan risiko dana yang sudah dicairkan ditarik kembali. Dewan PSF memutuskan secara bulat untuk menarik pengajuannya.
Kesimpulan
Per 29 Oktober 2026, pendanaan keamanan open source bergerak dari donasi ad hoc menuju struktur bersama, tetapi dukungan tetap bergantung pada pengguna yang ikut menjaga. Bila Anda ingin membangun kemampuan mengamankan rantai pasok perangkat lunak di organisasi, tim Linuxhackingid menyiapkan kursus keamanan siber yang dapat menjadi titik awal.
Every article is reviewed by the practice lead who ran the work before it is published.
