Skip to main content

VULNERABILITY MANAGEMENT

Apa Itu OpenVAS? Sejarah, Fitur, dan Manfaatnya

OpenVAS adalah pemindai kerentanan sumber terbuka yang digunakan untuk memeriksa host dan layanan jaringan terhadap kerentanan yang sudah dikenal. Alat ini menjadi alternatif gratis bagi pemindai komersial, dan banyak dipakai pelajar, tim IT dengan anggaran terbatas, maupun organisasi yang ingin mengendalikan datanya sendiri. Berikut sejarah, komponen, fitur, dan batasan OpenVAS yang perlu Anda ketahui.

OpenVAS adalah pemindai kerentanan sumber terbuka yang digunakan untuk memeriksa host dan layanan jaringan terhadap kerentanan yang sudah dikenal. Alat ini menjadi alternatif gratis bagi pemindai komersial, dan banyak dipakai pelajar, tim IT dengan anggaran terbatas, maupun organisasi yang ingin mengendalikan datanya sendiri. Berikut sejarah, komponen, fitur, dan batasan OpenVAS yang perlu Anda ketahui.

Apa Itu OpenVAS dan Bagaimana Sejarahnya?

Menurut Greenbone, OpenVAS muncul pada tahun 2005, ketika pendahulunya, Nessus, beralih dari lisensi terbuka ke lisensi proprietary. Pengembang yang sebelumnya berkontribusi pada Nessus, dari perusahaan Jerman Intevation dan DN-Systems, melanjutkan pengembangan dari kode yang masih terbuka. Beberapa cabang (fork) Nessus muncul pada 2006, tetapi OpenVAS menjadi satu-satunya yang tetap aktif. Pada akhir 2008, Greenbone AG didirikan di Osnabrück, Jerman, untuk mendorong pengembangannya, dan proyek ini awalnya didukung oleh BSI, lembaga keamanan informasi pemerintah Jerman.

Nama yang beredar pun berkembang. Pada 2017, kerangka kerja di sekitar pemindai diberi nama Greenbone Vulnerability Management (GVM), dimulai dari GVM-10, dan feed publiknya diberi nama Greenbone Community Feed. Di situ OpenVAS Scanner menjadi salah satu modul. Inti pemindai berlisensi GPL, sehingga kodenya dapat diperiksa siapa saja.

Komponen Utama OpenVAS dan Greenbone Community Edition

Dokumentasi Greenbone membagi arsitektur Community Edition menjadi tiga bagian besar.

  • OpenVAS Scanner: terdiri dari openvas-scanner yang menjalankan tes kerentanan terhadap target, dan ospd-openvas yang mengendalikan pemindai serta berkomunikasi dengan manajer.
  • gvmd (Greenbone Vulnerability Manager Daemon): layanan pusat yang mengubah pemindaian menjadi manajemen kerentanan. Ia menyimpan konfigurasi dan hasil di basis data PostgreSQL, serta mengelola pengguna, grup, peran, dan jadwal tugas.
  • Greenbone Security Assistant (GSA): antarmuka web yang Anda pakai sehari-hari, terhubung ke gvmd melalui daemon gsad.

Pada rilis 22.4, Greenbone menambahkan Notus Scanner. Alih-alih menjalankan pemeriksaan lokal berbasis skrip untuk tiap tes, Notus membandingkan perangkat lunak terpasang di host dengan satu daftar perangkat lunak rentan untuk sistem operasi tersebut, dan Greenbone menyebut ini meningkatkan performa.

Fitur dan Manfaat OpenVAS

OpenVAS bermanfaat bagi pembela dan pelajar karena beberapa alasan.

  • Sumber terbuka: kode dapat diperiksa, sehingga tidak bergantung pada satu vendor.
  • Dijalankan di infrastruktur sendiri: baik on-premises maupun di cloud pribadi, sehingga data hasil scan tetap Anda kendalikan.
  • Manajemen terpusat: tugas, jadwal, laporan, dan pengguna dikelola dari satu antarmuka web.
  • Feed yang diperbarui harian: Greenbone menyatakan baik Community Feed maupun Enterprise Feed diperbarui setiap hari.
  • Ekosistem komunitas: rutinitas deteksi ditinjau oleh komunitas global.

Hasil scan perlu dibaca dengan konsep yang tepat. Pelajari dulu cara menafsirkan tingkat keparahan di artikel skor CVSS, karena OpenVAS melaporkan tingkat keparahan berdasarkan skala tersebut.

Batasan yang Perlu Dipahami

Greenbone sendiri menyebutkan sejumlah batasan versi komunitas, dan sebaiknya Anda menimbangnya sebelum memilih.

  • Community Feed tidak mencakup sejumlah perangkat lunak bisnis tertentu, seperti produk Cisco, SAP, atau Palo Alto, yang hanya tersedia di Enterprise Feed.
  • Pembaruan komunitas lebih jarang, sehingga kerentanan baru bisa terdeteksi lebih lambat.
  • Tidak ada dukungan vendor maupun jaminan waktu respons kontraktual pada edisi gratis.
  • Anda bertanggung jawab mengoperasikan dan memelihara infrastruktur pemindaian.
  • Bukti audit dan kepatuhan terbatas tanpa paket kebijakan seperti CIS Benchmarks.

Layanan berlangganan OPENVAS ENTERPRISE FEED menambahkan tes yang diperbarui harian, kebijakan kepatuhan, dan dukungan vendor, dengan biaya yang bergantung pada lingkungan yang dipindai. Seperti pemindai lain, OpenVAS hanya mendeteksi kerentanan yang sudah dikenal. Untuk perbandingan peran pemindai dan pengujian manual, baca perbedaan penetration testing dan vulnerability assessment.

Cara Menjalankan OpenVAS untuk Belajar

Cara paling praktis untuk mencoba adalah memakai kontainer. Panduan Greenbone menjelaskan penerapan Community Edition dengan Docker Compose, sebagai beberapa kontainer yang masing-masing menjalankan satu layanan, dan menegaskan bahwa panduan itu ditujukan untuk pengujian dan pembelajaran, bukan produksi. Kebutuhan sumber dayanya: minimal 2 inti CPU (disarankan 4), RAM minimal 4 GB (disarankan 8 GB), dan ruang disk minimal 20 GB (disarankan 60 GB). Sistem yang didukung antara lain Debian stable dan Ubuntu 24.04 LTS.

Dua catatan praktis. Pertama, tunggu hingga seluruh data feed selesai dimuat sebelum membuka antarmuka web. Kedua, akun administrator bawaan memiliki kata sandi bawaan yang tidak aman, jadi segera ganti. Bila Anda memakai distribusi Kali, lihat pengantar Kali Linux, dan sediakan target latihan di lab sendiri seperti pada panduan membangun lab.

Arahkan pemindaian hanya ke host milik Anda atau yang tertulis diizinkan. Pemindaian tanpa izin dapat melanggar UU ITE, dan scan aktif dapat mengganggu layanan yang rapuh.

Kapan OpenVAS Cocok Dipilih?

OpenVAS cocok bila Anda ingin belajar cara kerja pemindai kerentanan tanpa biaya lisensi, bila kebijakan organisasi mengharuskan data hasil scan tetap berada di infrastruktur sendiri, atau bila tim Anda punya kemampuan mengelola layanan Linux dan basis data. Sebaliknya, bila Anda membutuhkan cakupan perangkat lunak bisnis tertentu, laporan kepatuhan siap pakai, dan dukungan vendor dengan jaminan respons, Enterprise Feed atau produk komersial lain mungkin lebih sesuai. Apa pun pilihannya, lakukan validasi manual atas temuan penting, karena tidak ada pemindai yang bebas dari false positive.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah OpenVAS gratis?

Ya, inti pemindai berlisensi GPL dan Community Feed gratis. Ada pula langganan Enterprise Feed berbayar dengan cakupan dan dukungan tambahan.

Apa beda OpenVAS dan GVM?

OpenVAS adalah mesin pemindainya, sedangkan GVM atau Greenbone Community Edition adalah paket lengkap yang menambahkan manajer (gvmd), basis data, dan antarmuka web (GSA).

Apakah OpenVAS sama dengan Nessus?

Bukan, tetapi keduanya berkerabat. OpenVAS lahir dari kode Nessus yang masih terbuka pada 2005. Perbandingan edisi Nessus ada di artikel perbedaan Nessus Essentials dan Nessus Professional.

Apakah OpenVAS bisa menggantikan penetration test?

Tidak. OpenVAS mencari kerentanan yang sudah dikenal secara otomatis, sedangkan penetration test melibatkan analisis manual dan pembuktian dampak.

Kesimpulan

OpenVAS adalah pilihan kuat untuk belajar dan untuk organisasi yang ingin mengendalikan sendiri proses pemindaian, dengan catatan Anda memahami batas feed komunitas dan mau mengelola infrastrukturnya. Gunakan secara legal, validasi temuan, dan padukan dengan pengujian manual. Untuk belajar penilaian kerentanan secara terarah, kunjungi kursus Linuxhackingid.

Every article is reviewed by the practice lead who ran the work before it is published.

All insights

MORE ARTICLES

newest first
RED TEAM
October 29, 20267 read

LAN Turtle: Risiko Perangkat Fisik di Jaringan dan Cara Mendeteksinya

LAN Turtle adalah perangkat buatan Hak5 yang menyerupai adaptor USB Ethernet biasa, tetapi berfungsi sebagai alat administrasi sistem dan pengujian penetrasi. Karena bentuknya tidak mencolok, perangkat semacam ini menjadi contoh nyata risiko perangkat fisik yang terpasang diam-diam di jaringan. Artikel ini membahas apa itu LAN Turtle, mengapa ia relevan bagi pembela jaringan, dan bagaimana organisasi dapat mendeteksi serta mencegah perangkat tak dikenal.

Ditulis oleh Tim Red Team & Penetration Tester Linuxhackingid | Ditinjau oleh Praktisi Offensive Security
BLUE TEAM & SOC
October 29, 20267 read

Apa Itu Honeypot? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Honeypot adalah sistem atau sumber daya umpan yang sengaja dibuat menarik bagi penyerang agar aktivitas mereka terdeteksi dan dipelajari. Karena tidak punya fungsi bisnis yang sah, setiap interaksi dengan honeypot patut dicurigai. Artikel ini menjelaskan pengertian, jenis, cara kerja, contoh alat, serta risiko yang harus dikelola oleh tim keamanan.

Ditulis oleh Tim Blue Team & SOC Analyst Linuxhackingid | Ditinjau oleh Praktisi Defensive Security
NETWORK SECURITY
October 29, 20267 read

Apa Itu Cloudflare? Fungsi dan Manfaatnya untuk Keamanan Website

Cloudflare adalah penyedia layanan jaringan dan keamanan yang berdiri di antara pengunjung dan server website Anda untuk mempercepat akses sekaligus menyaring lalu lintas berbahaya. Banyak pemilik situs memakainya untuk CDN, perlindungan DDoS, firewall aplikasi web, dan pengelolaan DNS. Artikel ini menjelaskan cara kerja Cloudflare, fungsi keamanannya, dan hal yang perlu diwaspadai agar perlindungannya tidak bocor.

Ditulis oleh Tim Network & Security Engineer Linuxhackingid | Praktisi Audit Infrastruktur & Jaringan

Get the next advisory first. No digest, no noise.

One email when something genuinely matters - or follow the community channels where we post first.

Join Telegram

NEXT STEP

Talk to an operator, not a sales desk.

A short scoping call, then scope, schedule and cost in writing within 2 working days.

METHODOLOGY & COMPLIANCE
ISO 27001PCI-DSSOJKUU PDP