Sertifikasi CISA (Certified Information Systems Auditor) adalah kredensial dari ISACA yang membuktikan kemampuan seseorang mengaudit, mengendalikan, dan mengamankan sistem informasi. Artikel ini menjelaskan apa isi ujiannya, syarat pengalaman, biaya resmi per Oktober 2026, dan apakah sertifikasi ini cocok untuk karier Anda.
Apa Itu Sertifikasi CISA?
CISA diterbitkan oleh ISACA, organisasi profesi global untuk audit, tata kelola, dan keamanan sistem informasi. Fokusnya bukan pada teknik peretasan, melainkan pada pertanyaan yang diajukan seorang auditor: apakah kontrol TI di organisasi sudah dirancang dengan benar, berjalan sebagaimana mestinya, dan dapat dibuktikan kepada pihak ketiga.
Karena itu CISA banyak dikejar oleh auditor TI internal maupun eksternal, tim GRC (governance, risk, and compliance), konsultan kepatuhan, dan analis keamanan yang ingin naik ke peran yang lebih dekat dengan manajemen. Jika Anda lebih tertarik pada sisi teknis pertahanan atau pengujian, tinjau dulu daftar sertifikasi cyber security terbaik dan paling dicari untuk membandingkan jalurnya.
Apa Saja Materi dan Format Ujian Sertifikasi CISA?
Ujian CISA terbagi dalam lima domain. Menurut garis besar konten ujian di situs ISACA, bobotnya adalah sebagai berikut:
- Information Systems Auditing Process: 18 persen.
- Governance and Management of IT: 18 persen.
- Information Systems Acquisition, Development and Implementation: 12 persen.
- Information Systems Operations and Business Resilience: 26 persen.
- Protection of Information Assets: 26 persen.
Dua domain terbesar, yaitu operasi dan ketahanan bisnis serta perlindungan aset informasi, menyumbang separuh lebih dari seluruh soal. Artinya, pemahaman tentang kontrol akses, enkripsi, manajemen perubahan, pencadangan, dan kesinambungan bisnis sangat menentukan. Domain tata kelola akan lebih mudah jika Anda sudah mengenal kerangka seperti ISO 27001.
Bagaimana Format Ujian CISA?
Menurut panduan kandidat ISACA, ujian berbentuk 150 soal pilihan ganda dengan waktu hingga 4 jam untuk versi bahasa Inggris. Hasil dikonversi ke skala 200 sampai 800, dan skor 450 atau lebih dinyatakan lulus. Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah, sehingga lebih baik menjawab semua soal. Ujian dilakukan berbasis komputer, baik di pusat tes PSI maupun secara daring dengan pengawasan jarak jauh.
Setelah mendaftar, Anda memiliki masa kelayakan enam bulan untuk menjadwalkan dan mengikuti ujian. Jadwal dapat dipilih paling cepat 48 jam setelah pembayaran, dan perubahan jadwal gratis jika dilakukan minimal 48 jam sebelum janji temu.
Berapa Biaya Sertifikasi CISA?
Berikut biaya resmi yang tercantum di halaman CISA di situs ISACA per Oktober 2026. Biaya dapat berubah sewaktu-waktu, jadi selalu periksa halaman resmi sebelum mendaftar.
- Biaya ujian anggota ISACA: USD 575.
- Biaya ujian non-anggota: USD 760.
- Biaya pemrosesan aplikasi sertifikasi: USD 50, dibayar satu kali setelah Anda lulus dan mengajukan sertifikasi.
- Biaya pemeliharaan tahunan: USD 45 untuk anggota dan USD 85 untuk non-anggota.
Biaya yang tidak termasuk di atas adalah iuran keanggotaan ISACA, buku dan bank soal, serta kursus persiapan jika Anda memilihnya. Hitung juga selisih kurs rupiah, karena semua biaya resmi ditagih dalam dolar Amerika Serikat. Jika perusahaan Anda menanggung biaya sertifikasi, tanyakan apakah ada anggaran pelatihan atau keanggotaan korporat.
Syarat Pengalaman dan Pemeliharaan Sertifikasi CISA
ISACA mensyaratkan lima tahun atau lebih pengalaman kerja profesional di bidang audit, kontrol, atau keamanan sistem informasi. Pengalaman itu harus berada dalam rentang 10 tahun sebelum tanggal pengajuan sertifikasi. Anda boleh mengikuti ujian sebelum memenuhi syarat ini, tetapi sertifikasi baru diberikan setelah syarat terpenuhi, dan Anda punya waktu lima tahun sejak tanggal lulus untuk mengajukannya.
Selain lulus ujian dan memenuhi pengalaman, pemegang CISA wajib mematuhi Kode Etik Profesional ISACA, kebijakan pendidikan profesional berkelanjutan (CPE), dan standar audit sistem informasi ISACA.
Bagaimana Memelihara Sertifikasi CISA?
CISA tidak berlaku selamanya tanpa syarat. Pemegang sertifikasi harus mengumpulkan minimal 20 jam CPE setiap tahun dan total 120 jam CPE dalam periode tiga tahun, serta membayar biaya pemeliharaan tahunan yang jatuh tempo setiap 1 Januari. CPE bisa berasal dari pelatihan, konferensi, webinar, atau kegiatan profesional lain yang diakui ISACA.
Apakah CISA Cocok untuk Anda?
CISA paling berguna bila karier Anda bersinggungan dengan audit, kepatuhan, atau manajemen risiko TI, misalnya di sektor perbankan, asuransi, atau perusahaan yang diatur regulator. Bagi pemula yang belum punya pengalaman kerja, sertifikasi ini tetap bisa dijadikan target jangka menengah, tetapi urutan yang lebih umum adalah membangun fondasi dulu. Panduan roadmap karier cyber security dan artikel sertifikasi CISSP dapat membantu Anda membandingkan kapan CISA, CISSP, atau sertifikasi lain lebih tepat.
Untuk persiapan, mulailah dari garis besar konten ujian resmi dan panduan cara memperoleh sertifikasi CISA dari ISACA, lalu susun jadwal belajar per domain. Fokuskan waktu terbanyak pada dua domain berbobot 26 persen, tetapi jangan abaikan domain pengembangan sistem yang soalnya lebih sedikit namun tetap diujikan. Latihan soal membantu Anda membiasakan diri dengan gaya pertanyaan berbasis skenario, di mana beberapa jawaban tampak benar dan Anda harus memilih yang paling tepat menurut praktik audit.
Perlu dicatat bahwa sertifikasi bukan jaminan kenaikan gaji atau jabatan. Nilainya terletak pada pengetahuan yang Anda bangun saat belajar dan pengakuan yang diberikan pemberi kerja terhadap kredensialnya.
Baca juga: Sertifikasi GIAC: Pengertian, Jenis, dan Biaya Ujian.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah CISA wajib punya pengalaman kerja sebelum ujian?
Tidak. Anda boleh mengikuti ujian terlebih dahulu, tetapi pengalaman minimal lima tahun harus terpenuhi dan diverifikasi sebelum sertifikasi diberikan.
Berapa lama CISA berlaku?
Sertifikasi tetap aktif selama Anda memenuhi syarat pemeliharaan: minimal 20 jam CPE per tahun, total 120 jam per tiga tahun, dan pembayaran biaya tahunan.
Apa bedanya CISA dengan CISSP?
CISA berfokus pada audit, kontrol, dan jaminan sistem informasi, sedangkan CISSP mencakup desain dan manajemen program keamanan secara lebih luas dalam delapan domain. Banyak profesional senior memegang keduanya.
Apakah CISA cocok untuk lulusan baru?
Ujiannya terbuka, tetapi karena sertifikasi menuntut pengalaman kerja, lulusan baru biasanya lebih tepat memulai dari sertifikasi dasar dan pengalaman praktik lebih dulu.
Kesimpulan
Sertifikasi CISA adalah pilihan kuat bagi Anda yang ingin berkarier di audit TI, tata kelola, dan kepatuhan. Pastikan Anda memahami lima domainnya, menyiapkan biaya dalam dolar, dan merencanakan pemeliharaan CPE jangka panjang. Untuk membangun dasar keamanan sebelum menuju sertifikasi profesional, Anda dapat menjelajahi kursus di Linuxhackingid sesuai level dan minat Anda.
Setiap artikel ditinjau pimpinan praktik yang menangani pekerjaannya sebelum terbit.
